Rencana Pemerintah Pusat Untuk Menggulirkan Dana Bagi Tiap Kelurahan Mulai Dibahas

Rencana pemerintah pusat untuk menggulirkan dana bagi tiap kelurahan di tahun 2019, mulai dibahas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau. Meski belum adanya petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) untuk implementasi Permendagri nomor 130 tahun 2018, semua pihak yang terkait diminta untuk bersiap.

Rapat pembahasan dana kelurahan yang digelar Rabu (09/01/2019) di OP Room Dayang Torek ini dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau, H A Rahman Sani.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Lubuklinggau, Imam Senen mengatakan, penyaluran dana kelurahan merupakan hal baru yang belum ada petunjuknya. Termasuk berapa besaran dana kelurahan yang akan diberikan dan petunjuk peruntukkannya.
Menurut Imam, pekan depan stafnya baru akan mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) di Jakarta selama lima hari. “Nanti setelah Bimtek itu baru bisa kita buat anggarannya dan pengelolaannya secara jelas, menunggu hasil Bimtek lah,” ujarnya.

Dalam rapat ini, dibahas pula rencana pemberian satu smartphone bagi satu RT untuk penilaian kinerja. Nantinya, smartphone tersebut akan dimanfaatkan untuk melaporkan semua kegiatan RT yang mempengaruhi besaran honor yang diterima.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Lubuklinggau, Erwin Armeidi menjelaskan, Diskominfo akan menyiapkan aplikasi yang akan dimasukkan ke dalam smartphone milik RT. Nantinya, RT akan melaporkan kegiatannya melalui aplikasi ke kelurahan yang diteruskan ke kecamatan. “Kami akan pelajari dan siapkan aplikasinya, untuk anggarannya sudah kami siapkan dan dari kecamatan bisa melakukan pengadaan melalui e-katalog sesuai spesifikasi standar kita,” jelasnya.

Sumber : Diskominfo Lubuklinggau