Polres Lubuklinggau Mengelar Diskusi Dengan Pengiat Sosial Media dan Para Wartawan

Forum Grup Diskusi (FGD) yang dilaksanakan Satuan Binmas, Polres Lubuklinggau berjalan ‘hangat’. Dengan suasana santai, para awak media, kepolisian, pemerintah kota dan penggiat media sosial saling bertukar informasi dalam forum tersebut. Jumat (22/01/2018).

Dari pemerintah kota Lubuklinggau hadir Asisten II, Rusli, Kepala Dinas Kominfo yang diwakili sekretaris Adi Irawan, Kepala Kesbangpol Edi Rogiansyah.

loading...

Acara yang dipandu langsung oleh Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono di Aula Mapolres Lubuklinggau ini membahas beberapa permasalahan yang ada di Lubuklinggau, kemudian rencana yang akan dilakukan khususnya berhubungan dengan informasi, komunikasi serta program yang telah dan akan dilaksanakan.

Rusli, Asisten II Pemerintah Kota Lubuklinggau menerima dan mengapresiasi dengan baik kegiatan seperti ini. Ia mengharapkan, melalui kegiatan yang salah satunya bertujuan silaturrahmi ini dapat menghasilkan sesuai dengan tema kegiatan.

“Seperti tema saat ini, tentang media, baik media sosial, media cetak, media online maupun informasi lainnya. Kami mengharapkan informasi yang disampaikan kepada masyarakat melalui media apapun itu, dapat mempengaruhi secara positif pola fikir mereka (masyarakat, red),” terang Rusli.

Informasi yang disampaikan, lanjut Rusli, juga hendaknya berimbang serta edukatif. Jangan sampai menimbulkan kegaduhan di masyarakat. “Karena jaman sekarang ini informasi sangat mudah diakses, entah itu informasi benar atau tidak, sangat cepat sampai kepada masyarakat. Kita juga sebagai bagian masyarakat harus saring terlebih dahulu informasi yang didapat, jangan asal sebar cari tahu kebenarannya terleboh dahulu, apalagi kota tidak mengalami atau berada langsung dalam informasi tersebut,” paparnya.

Dalam forum tersebut, beberapa informasi tersampaikan diantaranya terkait pembatasan operasional Warung Internet (Warnet) hanya sampai pukul 22.00 wib saja, kemudian mengenai larangan penggunaan badan jalan secara penuh saat pelaksanaan hajatan oleh masyarakat, pembatasan orgen tunggal pada malam hari, serta penindak lanjutkan beberapa berita yang viral di media sosial lingkungan kota Lubuklinggau