Membeli ban bekas bisa menjadi alternatif ketika harus mengganti ban yang tidak layak dipakai. Meski tidak direkomendasikan, banyak orang yang memilih beli ban bekas karena harganya yang jauh lebih murah dari ban baru.
Meski budget terbatas, namun pilih dengan seksama ketika ingin membeli ban bekas. Hal ini untuk menghindari risiko ban alami kebocoran atau meledak jika kualitasnya sudah tidak layak.
1. Banyak Tambalan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai komponen mobil yang bergesekan langsung dengan permukaan jalan, ban kerap bersentuhan dengan benda asing. Apalagi ban bekas umumnya memiliki ketebalan tapak yang sudah berkurang sehingga mudah alami kebocoran.
Ketika alami kebocoran, maka pemilik sebelumnya akan menambal. Nah, ketika beli ban bekas sebaiknya cari yang belum ada tambahan atau maksimal hanya satu titik. Jika jumlah tambalan ban sudah terlalu banyak, kekuatan ban akan terus berkurang dan berbahaya.
2. Ada Benjolan di Dinding Ban
Salah satu penyebab ban benjol adalah saat dipakai tekanan angin kurang dan membentur lubang cukup keras. Selain itu penggunaan yang sudah cukup lama juga bisa mengakibatkan timbulnya benjolan baik di dinding maupun area tapak ban.
Halaman : 1 2 Selanjutnya