3. Minyak zaitun sebagai sumber lemak tak jenuh tunggal
Minyak zaitun adalah minyak alami yang diekstraksi dari buah zaitun, buah dari pohon zaitun.
Sekitar 14 persen dari kandungan minyaknya adalah lemak jenuh, sedangkan 11 persennya adalah lemak tidak jenuh ganda, seperti asam lemak omega-6 dan omega-3.
Namun, asam lemak yang dominan dalam minyak zaitun adalah lemak tak jenuh tunggal yang bernama asam oleat.
Asam lemak ini merupakan 73 persen dari total kandungan minyak.
Asam oleat terkenal dapat mengurangi peradangan, dan bahkan mungkin memiliki efek menguntungkan pada gen yang terkait dengan kanker.
Selain itu, lemak tak jenuh tunggal juga cukup tahan terhadap panas tinggi, membuat minyak zaitun extra virgin menjadi pilihan yang sehat untuk memasak.
4. Mengatasi sembelit
Sembelit umumnya terjadi karena pola makan kurang sehat, misalnya jarang minum air atau kurang mengonsumsi makanan berserat. Agar tinja lebih mudah dikeluarkan, Anda bisa mengonsumsi serat dari buah dan sayuran.
Selain itu, minyak zaitun juga bisa dikonsumsi untuk mengatasi sembelit. Minyak zaitun bisa melunakkan tinja agar lebih mudah dikeluarkan dari dalam tubuh.
5. Mengontrol tekanan darah
Salah satu manfaat minyak zaitun yang sangat populer adalah mengontrol tekanan darah. Sebuah riset menyebutkan bahwa mengonsumsi minyak zaitun sekitar 20 ml atau sekitar 2 sendok makan per hari terbukti dapat mengontrol tekanan darah.
Hal ini diduga berkat kandungan antioksidan dan asam lemak sehat pada minyak zaitun yang dapat mengurangi peradangan di pembuluh darah.
Demikianlah beberapa manfaat dari minyak zaitun yang telah kami kutip dari sumber terpercaya.
Halaman : 1 2