Rumah tumbuh bisa menjadi siasat jitu untuk Anda yang dana pembangunannya terbatas. Umumnya, rumah tumbuh dilakukan dengan menambah massa bangunan secara horizontal (membuat bangunan baru di sampingnya) maupun secara vertikal (membuat tingkat/lantai baru pada bangunan yang sudah ada). Bagi Anda yang ingin membangun dengan konsep rumah tumbuh dan memulai pembangunan dalam beberapa tahap.
Berikut ini tips pembangunan bertahap:
1. Sesuaikan tipe rumah tumbuh dengan ukuran lahan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum memulai pembangunan, pastikan Anda tahu ukuran lahan serta bentuk lahan yang akan dibangun. Bila Anda punya lahan kosong yang lapang, maka rumah tumbuh horizontal cocok untuk Anda. Rumah tumbuh horizontal memiliki keunggulan dalam hal privasi, kemudahan struktur dan konstruksi, dan lain sebagainya. Namun bila lahan yang dimiliki berukuran kecil atau sempit, maka rumah tumbuh vertikal akan lebih cocok dan lebih praktis untuk Anda.
2. Pastikan struktur bangunan memadai
Untuk Anda yang memilih membangun rumah tumbuh tipe vertikal, maka konsekuensinya struktur bangunan awal harus direncanakan dengan baik. Perkuat pondasi bangunan agar saat menambah lantai/tingkatan baru, maka struktur dan konstruksi bangunan tetap kokoh dan aman. Karenanya, struktur bangunan harus diperhitungkan dengan teliti dari awal, mulai dari jenis pondasi, kolom hingga balok penunjangnya. Tak hanya itu, desain rumah dengan atap datar juga lebih cocok untuk pembangunan rumah tumbuh tipe vertikal agar atap bangunan sebelumnya tak perlu dibongkar.
3. Buat anggaran biaya
Halaman : 1 2 Selanjutnya