Labu siam, jepang, jipang atau welok (Sechium edule, bahasa Inggris: chayote) adalah tumbuhan suku labu-labuan (Cucurbitaceae) yang dapat dimakan buah dan pucuk mudanya. Tumbuhan ini merambat di tanah atau agak memanjat dan biasa dibudidayakan di pekarangan dan di dekat kolam. Buah menggantung dari tangkai. Daunnya berbentuk mirip segitiga dan permukaannya berbulu.
Tumbuhan ini dibudidayakan secara luas di mayoritas daerah tropis di seluruh dunia. Buahnya merupakan sayuran penting di masakan Meksiko dan negara-negara lain di Amerika Latin. Kosta Rika adalah pengekspor utama di dunia. Di Indonesia, labu siam merupakan sayuran sekunder namun hampir selalu dapat dijumpai di pasar. Berikut zat gizi yang terkandung di dalam 100 gram labu siam, yakni:
• Air: 92,3 gram (g).
• Energi: 30 kalori (Kal).
• Protein: 0,6 g.
• Lemak: 0,1 g.
• Karbohidrat (CHO): 6,7 g.
• Abu (ASH): 0,3 g.
• Kalsium (Ca): 14 miligram (mg).
• Serat: 6,2 g.
• Fosfor (P): 25 mg.
• Besi (Fe): 0,5 mg.
• Natrium (Na): 3 mg.
• Kalium (K): 167,1 mg.
• Tembaga (Cu): 0,16 mg.
• Seng (Zn): 1,0 mg.
• Beta-Karoten: 48 mikrogram (mcg).
• Karoten Total (Re): 20 mcg.
• Thiamin (Vit. B1): 0,02 mg.
• Niasin (Niacin): 0,6 mg.
• Vitamin C (Vit. C): 18 mg.
Selain tinggi kandungan karbohidrat, protein, serat, vitamin, mineral, labu siam kaya akan kandungan folat. Selain itu, sayuran ini nyatanya mengandung sejumlah kecil antioksidan poliponon, aglikon, flavonoid yang sangat penting dalam membantu memerangi radikal bebas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berikut khasiat dari labu siam untuk kesehatan, yakni:
1. Mengontrol Tekanan Darah Tinggi
Manfaat labu siam lainnya adalah membantu Anda mengontrol tekanan darah karena memiliki sifat diuretik yang ringan. Penelitian yang dimuat dalam jurnal Pharmaceutical Biology (2010) menunjukkan manfaat labu siam tersebut pada hewan percobaan. Hasilnya, senyawa pada labu siam dapat membantu memperlebar pembuluh darah yang menyempit sehingga meningkatkan aliran darah dan mengurangi tekanan darah.
2. Menyehatkan Otak
Labu siam juga mengandung vitamin B6 sebanyak 4%, yang berperan penting dalam merangsang kinerja otak. Kandungan gizi dalam labu siam diperlukan untuk meningkatkan kemampuan mengingat dan memaksimalkan fungsi otak lainnya. Dengan mengonsumsi labu siam rebus secara rutin, kita dapat mengurangi sifat pelupa yang mungkin di alami.
Halaman : 1 2 Selanjutnya