Stigma sosial, perasaan malu, konflik identitas, dan kebingungan emosional adalah beberapa masalah yang dapat timbul.
Mereka juga mungkin mengalami masalah psikologis seperti depresi, kecemasan, gangguan makan, dan penyalahgunaan zat.
Dalam banyak kasus, masalah ini akan berlanjut hingga masa dewasa dan mengganggu kehidupan mereka secara keseluruhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketidakstabilan Keluarga
Incest sering kali menyebabkan keretakan dalam hubungan keluarga.
Penyimpangan dari norma sosial dan moral dapat memicu ketegangan, konflik, dan kekacauan dalam lingkungan keluarga.
Dalam banyak kasus, anak-anak yang dilahirkan dari hubungan incest menghadapi ketidakstabilan keluarga yang serius, termasuk kerugian dukungan emosional dan sosial yang sehat.
Menghindari incest adalah penting dalam mencegah bahaya-bahaya ini.
Masyarakat perlu memberikan pemahaman yang kuat tentang dampak negatif yang mungkin timbul dari hubungan terlarang ini dan mengedukasi individu tentang pentingnya menjaga garis batas etis dalam hubungan keluarga.
Penting juga untuk menyadari bahwa ada dukungan dan sumber daya tersedia bagi mereka yang terjebak dalam situasi incest.
Menghubungi profesional kesehatan mental atau lembaga bantuan sosial dapat memberikan bantuan dan dukungan yang diperlukan untuk keluar dari situasi tersebut.
Kesimpulannya, hubungan terlarang ini membawa risiko serius bagi keturunan.
Dalam melindungi kehidupan dan kesejahteraan generasi mendatang, penting bagi kita semua untuk mencegah praktik ini dan mengedukasi masyarakat tentang konsekuensi negatif yang terkait dengan incest.
Halaman : 1 2