Bawang merah (Allium cepa L. Var. Aggregatum) adalah salah satu bumbu masak utama dunia yang berasal dari Iran, Pakistan, dan pegunungan-pegunungan di sebelah utaranya, tetapi kemudian menyebar ke berbagai penjuru dunia, baik sub-tropis maupun tropis. Wujudnya berupa umbi yang dapat dimakan mentah, untuk bumbu masak, acar, obat tradisional, kulit umbinya dapat dijadikan zat pewarna dan daunnya dapat pula digunakan untuk campuran sayur. Tanaman penghasilnya disebut dengan nama sama.
Bawang merah saat ini dianggap sebagai sebuah varietas dari spesies Allium cepa, spesies yang memuat sejumlah besar varietas bawang yang dikenal dengan nama kolektif bawang bombai. Dalam 100 gram bawang merah, terdapat kandungan nutrisi berikut ini:
• Protein: 1,5 gram.
• Lemak: 0,3 gram.
• Karbohidrat: 9.2 gram.
• Serat: 1.7 gram.
• Kalsium: 36 mg.
• Fosfor: 40 mg.
• Zat besi: 0,8 mg.
• Natrium: 7 mg.
• Kalium: 178,6 mg.
• Tembaga: 0,06 mg.
• Seng: 0,2 mg.
• Thiamin (vitamin B1): 0,03 mg.
• Riboflavin (vitamin B2): 0,04 mg.
• Niasin (Vitamin B3): 0,2 mg.
• Vitamin C: 2 mg.
1. Mendukung Kesehatan Saraf dan Otot
Bawang merah kaya akan kalium, yang fungsinya sangat vital bagi tubuh. Kalium dalam bawang merah memiliki khasiat mendukung otot dan saraf agar bisa bekerja dengan normal. Saraf dan otot yang sehat tentu akan mendukung Anda melakukan berbagai aktivitas setiap hari. Bila kadar kalium rendah, Anda sangat mungkin mengalami masalah pada saraf atau otot. Masalah kesehatan yang paling umum dialami otot lemah dan tubuh lemas. Oleh karena itu, manfaat kandungan kalium pada bawang merah bisa membantu menjaga kesehatan saraf dan otot.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
2. Memiliki Potensi Meningkatkan Sistem Imun
Pilek atau flu merupakan penyakit yang paling sering dikeluhkan karena sangat mudah menular. Anda memerlukan makanan sehat agar tidak gampang sakit, sehingga sistem kekebalan tubuh meningkat.
Anda bisa meningkatkan sistem imun dengan mengonsumsi makanan kaya vitamin C, seperti bawang merah. Menurut studi pada jurnal Nutrients, vitamin C merangsang sel darah putih menuju lokasi infeksi, membentuk antioksidan, dan membunuh mikroba yang menyerang tubuh.
3. Mengatur Gula Darah
Tahukah Kamu, salah satu manfaat bawang merah untuk kesehatan adalah dapat mengendalikan gula darah? Kromium yang ada di dalam bawang berpotensi membantu pengaturan gula darah. Sementara itu, sulfur bisa bantu menurunkan kadar gula darah dengan memicu produksi insulin.
Penelitian di jurnal Environmental Health Insights pada 2010 mengungkap, orang dengan diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 yang mengonsumsi bawang merah menunjukkan kadar glukosa yang lebih rendah hingga 4 jam.
Selanjutnya, analisis pada 2014 di jurnal Nutrition menemukan, penderita diabetes tipe 2 punya kadar gula darah yang lebih rendah saat makan bawang.
Halaman : 1 2 Selanjutnya