Dalam sambutannya, Rodi Wijaya menyatakan, “STAIS memiliki potensi besar untuk menjadi Universitas Negeri yang tidak hanya mengutamakan pendidikan Islam, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi secara umum di kawasan ini. Ini akan memberikan peluang lebih besar bagi generasi muda untuk mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa harus meninggalkan daerah.”.
Dia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung transformasi ini. “Kami akan terus berupaya untuk menyediakan dukungan kebijakan dan infrastruktur yang dibutuhkan agar STAIS bisa tumbuh dan berkembang sebagai Universitas yang diakui secara nasional,” tambahnya.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh para dosen, staf administrasi, dan mahasiswa STAIS yang antusias dalam mendukung perubahan positif ini. Mereka berharap transformasi STAIS menjadi Universitas Negeri akan membawa dampak positif yang signifikan tidak hanya bagi pendidikan tinggi di daerah ini, tetapi juga bagi perkembangan masyarakat dan ekonomi lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2