Lempok Durian Camilan Khas dari Sumatera Selatan

Friday, 5 July 2024 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Durian, yang sering disebut “raja buah,” adalah salah satu buah tropis terkenal di Indonesia. Buah ini banyak ditemukan di berbagai daerah, terutama di Pulau Jawa dan Sumatra. Sumatra Selatan merupakan salah satu provinsi penghasil durian terbesar. Pada tahun 2022, Sumatra Selatan menghasilkan sekitar 39.000 ton durian. Saat musim panen, harga durian di Sumatra Selatan cenderung menurun. Oleh karena itu, para petani berusaha mencari cara untuk membuat durian lebih tahan lama.

Baca Juga  Kontingen Kota Lubuklinggau Raih Juara Umum Kejurprov II Paralympic

Di Sumatra Selatan, terutama di Palembang, durian diolah menjadi berbagai penganan, baik tradisional maupun modern. Salah satu olahan yang terkenal adalah lempok durian. Berbeda dengan dodol di Jawa Barat atau jenang di Jawa Tengah, lempok durian memiliki keunikan tersendiri.

Lempok durian terbuat dari daging durian, gula pasir, dan sedikit garam. Proses pembuatannya sederhana tetapi membutuhkan ketelitian. Di Tebing Tinggi, Sumatra Selatan, terdapat banyak industri rumahan yang membuat lempok durian. Perajin lempok biasanya menggunakan 40 kg daging durian dan 40 kg gula pasir dalam satu kali pembuatan. Campuran ini diaduk terus-menerus di atas api selama 4 jam hingga matang. Setelah matang, lempok didinginkan, dipilah, ditimbang, dan dibungkus dalam plastik.

Lempok durian sangat populer di Sumatra Selatan dan sering dijadikan oleh-oleh. Di toko oleh-oleh di Palembang, lempok dijual sekitar Rp30.000 per kilogram. Lempok durian dapat bertahan hingga satu tahun jika disimpan dalam kemasan tertutup. Selain di Palembang, lempok durian juga terkenal di Pontianak dan Bengkulu. Wisatawan sering membeli lempok sebagai oleh-oleh karena rasanya yang enak dan harganya yang terjangkau.

Baca Juga  Pemkot Lubuklinggau Terima Bantuan Benih Cabai dan Bawang Merah dari Pemprov Sumsel

Secara keseluruhan, lempok durian menjadi bagian penting dari kebudayaan Melayu dan menjadi salah satu camilan favorit di Sumatra Selatan dan sekitarnya.

Editor : Wakhid Alfiyan

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkot Lubuklinggau Terima Bantuan Benih Cabai dan Bawang Merah dari Pemprov Sumsel
Mengenal “Kudok” Senjata Tradisional Khas Sumatra Selatan
Mandi Darah: Tradisi Unik di Desa Pauh, Muratara untuk Membayar Nazar dan Ungkapan Syukur
Tradisi Mandi Pusaka di Sumatera Selatan: Ritual Penyucian Benda Pusaka Penuh Makna
Menelusuri Jejak Puyang di Bumi Seribu Puyang: Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir
Aksara Komering: Warisan Budaya yang Perlu Dilestarikan
Menjelajahi Keindahan Alam Sumatera Selatan: Wisata Alam yang Wajib Dikunjungi
Tradisi Upacara Adat Mandi Kasai di Lubuklinggau

Berita Terkait

Sunday, 12 November 2023 - 13:56 WIB

6 Kuliner dan Makanan Khas Musi Rawas Yang Wajib Anda Coba

Sunday, 5 November 2023 - 01:26 WIB

Bupati Ratna Machmud Tutup Musi Rawas Festival Tahun 2023

Monday, 12 June 2023 - 12:15 WIB

Satu Rumah Panggung Di Selangit Ludes Terbakar

Sunday, 21 May 2023 - 00:56 WIB

Bupati Musi Rawas Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid Sebesar 50juta dan Santunan Anak Yatim

Monday, 17 April 2023 - 06:05 WIB

Polres Musi Rawas Amankan Pencuri Buah Kelapa Sawit

Friday, 31 March 2023 - 17:07 WIB

Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud melantik 215 Pejabat

Wednesday, 29 March 2023 - 03:27 WIB

Bupati Musi Rawas Serahkan bantuan Korban Banjir di Desa Semangus

Wednesday, 29 March 2023 - 03:19 WIB

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Kabupaten Musi Rawas Tahun 2022 Peringkat Pertama Se Sumsel

Berita Terbaru

Sumsel

Lempok Durian Camilan Khas dari Sumatera Selatan

Friday, 5 Jul 2024 - 10:57 WIB

Food & Travel

Mengenal “Kudok” Senjata Tradisional Khas Sumatra Selatan

Friday, 5 Jul 2024 - 10:38 WIB