Jagung (Zea mays ssp. Mays) adalah salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat yang terpenting di dunia, selain gandum dan padi. Bagi penduduk Amerika Tengah dan Selatan, bulir jagung adalah pangan pokok, sebagaimana bagi sebagian penduduk Afrika dan beberapa daerah di Indonesia. Pada masa kini, jagung juga sudah menjadi komponen penting pakan ternak. Penggunaan lainnya adalah sebagai sumber minyak pangan dan bahan dasar tepung maizena. Berbagai produk turunan hasil jagung menjadi bahan baku berbagai produk industri farmasi, kosmetika, dan kimia. Berikut kandungan dalam 100 gram jagung kuning pipil kering, mengandung sejumlah nutrisi, antara lain:
• Air: 11.5 g.
• Energi: 366 kkal.
• Protein: 9.8 gram.
• Lemak: 7.3 gram.
• Karbohidrat: 69.1 gram.
• Serat: 2.2 gram.
• Kalsium: 30 mg.
• Fosfor 538 mg.
• Natrium: 5 mg.
Tak hanya nutrisi di atas, jagung juga bisa menjadi sumber serat, vitamin A, vitamin B, vitamin C, Vitamin E, zat besi, kalsium, fosfor, dan magnesium.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, jagung juga mengandung lemak dalam kadar rendah. anda tidak perlu khawatir untuk mengonsumsinya, sebab lemak yang terkandung dalam jagung merupakan jenis lemak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung.
Berikut manfaat dari jagung bagi kesehatan, yakni:
1. Memberikan Perlindungan Pada Saluran Kemih
Manfaat jagung yang yang pertama ini tidak berasal dari bijinya, tetapi bagian rambutnya.Rambut jagung yang berwarna kuning kemerahan, memiliki sifat diuretik dan antiseptik. Kedua sifat ini sangat efektif untuk menurunkan risiko peradangan, mencegah iritasi, infeksi, dan membantu menekan pertumbuhan bakteri pada saluran kemih. Kamu bisa mencuci dan merebus rambut jagung hingga mendidih. Kemudian konsumsi airnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya