Jika ada permukaan yang retak Bisa gunakan dempul atau sedikit semen untuk menutupi tembok yang retak. Setelah itu, kamu dapat mengamplas kembali agar permukaan tembok halus.
4. Aduk kembali cat
Mengadung kembali cat yang akan digunakan merupakan salah satu cara mengecat tembok rumah sendiri yang perlu diperhatikan. Kecuali jika cat diaduk di toko beberapa jam sebelum mulai mengecat, cat perlu diaduk lagi. Kamu bisa menggunakan tongkat pengaduk cat kayu.
Selain itu, gunakanlah cat berkualitas tinggi. Cat yang buruk membutuhkan banyak lapisan dan mungkin masih akan terkelupas dan mudah ternodai. Penting menggunakan cat berkualitas untuk hasil dinding yang maksimal.
5. Memulai proses pengecatan
Kamu dapat menggunakan kuas atau roller untuk mengaplikasikan cat ke tembok. Roller digunakan untuk mengecat tembok untuk permukaan yang luas, sedangkan kuas sendiri digunakan untuk mengecat sudut-sudut ruangan.
Dalam mengecat tembok yang baik dan benar, usahakan untuk fokus mengecat pada satu bidang. Kamu bisa memulai mengecat dari sudut kiri ke kanan. Jangan, mengecat secara lompat-melompat, karena akan berikan hasil akhir akan jadi belang. Selain itu, kamu bisa gunakan metode Zigzag. Dimana pengecatan bisa dimulai dari atas ke bawah secara berulang kali hingga permukaan tembok tertutup. Agar warna cat tembok terlihat lebih jelas, kamu dapat mengecat tembok dua lapis.
Demikianlah beberapa tips dalam mengecat dinding rumah bagi pemula.
Halaman : 1 2