LUBUKLINGGAU-Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamennaker) RI, H Afriansyah Noor meresmikan pembangunan Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Lubuklinggau di Kantor UPTP BLK Lubuklinggau Kelurahan Watervang Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Rabu (8/5/2024).
Wamennaker yang hadir bersama istri Lin Nurhayani ini memulai sambutannya dengan menceritakan kenangan masa kecilnya yang tumbuh dan besar di Kota Lubuklinggau sejak SD hingga kelas satu SMA.
Selain itu, ia menjelaskan berkaitan dengan bidang pelatihan vokasi. Salah satunya adalah transformasi Balai Latihan Kerja (BLK).
Disampaikannya, transformasi BLK merupakan strategi perubahan BLK secara terstruktur dan masif dari berbagai aspek, yang diharapkan memberikan dampak signifikan bagi ketenagakerjaan nasional.
Transformasi BLK meliputi 6 (enam) substansi yang dikenal dengan 6R yaitu, reformasi kelembagaan untuk meningkatkan kinerja organisasi lembaga pelatihan yang lebih inovatif dan transformatif, redesain pelatihan untuk merespons tantangan ketenagakerjaan lokal, nasional, dan internasional.
Kemudian, revitalisasi fasilitas, sarana dan prasarana untuk meningkatkan kualitas, kapasitas, dan aksesibilitas BLK, reorientasi SDM instruktur dan tenaga pelatihan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan pelatihan, relationship untuk meningkatkan kemitraan dan kolaborasi dengan stakeholders dalam rangka memperkuat kinerja BLK serta rebranding BLK untuk meningkatkan daya tarik sekaligus kepercayaan publik terhadap BLK.
“Semua ini dilakukan untuk mempersiapkan era generasi emas menjadi SDM yang hebat sampai dengan 2045 mendatang,” paparnya.
Hal senada disampaikan Pj Wali Kota Lubuklinggau, H Trisko Defriansya bahwa implementasi transformasi BLK diwujudkan melalui peralihan dan pembangunan BLK milik daerah menjadi Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi (SPPV) dan Produktivitas Lubuklinggau.
Dengan beralihnya SPPV dan Produktivitas Lubuklinggau diharapkan mampu menjawab tantangan ketenagakerjaan guna meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja di daerah Provinsi Sumatera Selatan agar lebih fokus dan masif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 Selanjutnya