Petrus menambahkan, dengan adanya launching perkebunan bersih narkoba dan desa wisata bersih narkoba ini diharapkan, dapat meminimalisir peredaran gelap di Provinsi Sumsel.
Selain itu, pihaknya juga akan memberikan program intervensi berbasis masyarakat. Sehingga, masyarakat bisa ikut andil dalam memerangi narkoba dengan cara memberikan informasi kepada pihak kepolisian dimana tempat yang menjadi potensi peredaran gelap narkoba.
Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Herman Deru menambahkan, sangat mengapresiasi atas program yang diberikan BNN RI untuk menekan peredaran gelap narkoba di Sumsel. Untuk itu, Deru mengimbau kepada seluruh masyarakat di Sumsel, agar bisa mengemban dan memiliki rasa tanggungjawab dalam hal memerangi narkoba.
“Semua memiliki tanggung jawab karena narkoba musuh kita bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Deru mengajak seluruh lapisan masyarakat mulai dari lingkungan RT, RW, Kepala Desa, Lurah, Camat, Bupati, dan Walikota, agar bisa memproteksi diri dari penyalahgunaan narkoba.
“Yang terpenting memproteksi diri dan memiliki tanggung jawab yang komprehensif,” tandas Deru.(*/adv
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2