Selain itu, sebagai sarana kreativitas dalam mengembangkan bakat atau talenta.
O2SN ini terbagi dua kelompok. Kelompok pertama adalah siswa-siswi SD/MI negeri/swasta se-Kota Lubuklinggau dengan jumlah peserta 144 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi atletik, renang, senam, pencak silat, karate dan bulu tangkis.
Sedangkan kelompok kedua, O2SN tingkat SMP/MTs negeri/swasta yang diikuti 109 peserta dengan cabang olahraga terdiri dari renang, karate, bulu tangkis, pencak silat dan atletik
Jumlah keseluruhannya 253 orang ditambah koordinator cabor sebanyak 11 orang dan pendamping cabor 11 orang jenjang SD dan SMP.
Metode seleksi peserta O2SN kata Dian, mendaftarkan diri melalui akun registrasi online Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) dan sinkronisasi melalui akun website pusat prestasi nasional (PUSPRESNAS) paling lambat 31 Mei 2023.
Bagi peserta yang telah diregistrasi wajid mengikuti seleksi gugus dan tingkat kecamatan kemudian baru diikutsertakan pada seleksi tingkat kota.
Pelaksanaan seleksi dilakukan di beberapa tempat diantaranya di Kolam Renang Tirta Bukit Sulap, Taman Olahraga Silampari, aula SD Xaverius Lubuklinggau, aula SD Negeri 12 Lubuklinggau, aula SMP Negeri 9 Lubuklinggau dan Gedung PB. Kelapa Mas Lubuklinggau.
Ikut hadir dalam acara tersebut, Sekda Kota Lubuklinggau, H Trisko Defriyansa, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, AH Ritonga dan Asisten l Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kahlan Bahar.(*/Acm).
Halaman : 1 2