“Semoga dengan audit ini intervensi dan percepatan penurunan stunting di Kota Lubuklinggau dapat berjalan dengan baik dan cepat,” imbuhnya.
Ia juga mengingatkan kepada seluruh OPD terkait, organisasi masyarakat dan seluruh stakeholders dapat berperan penting dalam menuju Zero Stunting khususnya di Kota Lubuklinggau.
Namun, selain menurunkan angka stunting yang paling penting adalah mencegah terjadinya stunting. “Jangan sampai tahun ini menurun lima persen tapi tahun naik 10 persen. Pertahankan, jangan sampai prestasi yang diraih mengalami penurunan. Inilah tugas kita Pemerintah untuk dapat melaksanakan penurunan stunting di Kota Lubuklinggau,” ucapnya seraya membuka secara resmi acara Diseminasi Audit Kasus Stunting.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi penurunan stunting oleh narasumber dari Dinas Kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir, Asisten Bidang Pemerintahan Umum dan Kesra, Kahlan Bahar, Asisten Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, H Nobel Nawawi, Kepala Bappedalitbang, H Emra Endi Kesuma, Kepala DP3APM, Heri Suryanto, Plt. Kepala Disperkim, Febrio Fadilah, Kepala Rumah Sakit, Kepala Puskesmas, Camat dan sejumlah pejabat dilingkungan Pemkot Lubuklinggau yang sempat hadir. (*/ars)
Halaman : 1 2