Diharapkan dari kegiatan ini dapat menjadi wadah kolaborasi dan sinergitas, untuk meningkatkan kapasitas para pemangku jabatan fungsional sandiman serta berbagai pemangku kepentingan di bidang keamanan informasi, keamanan siber dan persandian, khususnya untuk mendukung transformasi digital pasca diberlakukan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, Perpres tentang Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik dan Perpres tentang Perlindungan Infrastruktur Informasi Vital.
“Semoga AFSI dapat menjadi organisasi profesi yang besar dan diakui eksistensinya secara nasional sebagai tempat bernaung SDM keamanan siber dan sandi Indonesia,” imbuhnya.
Sementara dalam laporannya, Kepala Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Lubuklinggau, M Johan Iman Sitepu mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas kompetensi keamanan siber dan persandian, meningkatkan SDM, sistem berbasis elektronik, keamanan dalam mengakses teknologi informasi, meningkatkan keamanan data dan ajang silaturahmi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama antara Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), AFSI, Dinas Kominfo Provinsi Sumsel dan Dinas Kominfotiksan Kota Lubuklinggau.
Narasumber diisi oleh Deputi III BSSN, Nurman Yohan Sopandji, Deputi II BSSN/Wakil Ketua AFSI, Fajarudin Setio Utomo dan Pusdiklat BSSN, Cahyono Adhifatra.(*/tim).
Halaman : 1 2