Pohon mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) atau dalam bahasa Melayu dikenal dengan sebutan pohon simalakama, yang buahnya juga disebut buah simalakama. Di sinilah muncul peribahasa bagaikan buah simalakama. Karena buah ini dikenal sebagai buah beracun yang bisa mematikan bagi para pemakannya jika kita tidak pandai mengolahnya, juga sebagai salah satu tanaman obat di Indonesia. Asalnya dari Papua/Irian Jaya. Berikut beberapa manfaat dari buah mahkota dewa:
1. Mengobati Asam Urat
Buah mahkota dewa dapat menyembuhkan asam urat. Asam urat adalah suatu kondisi yang memengaruhi persendian dan bisa sangat menyakitkan, bengkak, dan terbakar, terutama di jari tangan, jari kaki, pergelangan kaki, dan lutut. Kandungan flavonoid buah ini dapat bekerja untuk menurunkan kadar asam urat yang meningkat.
Selain itu, buah mahkota dewa memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat mengurangi pembengkakan yang disebabkan oleh kadar asam urat yang berlebihan dalam tubuh. Mengonsumsi buah mahkota dewa tiga kali sehari dapat menurunkan kadar asam urat dengan mengolahnya menjadi obat herbal atau jamu.
2. Mengatasi Diare
Buah mahkota dewa dapat digunakan untuk mengatasi diare. Hal ini dimungkinkan lantaran buah ini mengandung senyawa alami tanin. Senyawa yang bersifat antioksidan ini mampu mencegah penyerapan zat beracun penyebab diare.
Selain itu, karena bersifat antibakteri, tanin juga dapat mematikan bakteri penyebab diare di saluran cerna.
3. Mengatasi Endometriosis
Endometriosis adalah penyakit pada sistem reproduksi wanita yang bisa menimbulkan keluhan nyeri atau kram di bagian bawah perut, terutama saat menstruasi. Hal ini disebabkan oleh jaringan endometrium yang tumbuh di luar rahim.
Buah mahkota dewa juga mampu menghambat perkembangan endometriosis. Hal ini dimungkinkan karena senyawa flavonoid di dalamnya memiliki sifat antiproliferasi sehingga mampu menghambat pertumbuhan endometrium yang tumbuh di luar rahim.
Halaman : 1 2 Selanjutnya