Delima (Punica granatum) adalah tanaman buah-buahan yang dapat tumbuh hingga 5–8 m. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Iran, namun telah lama dikembangbiakkan di daerah Mediterania. Bangsa Moor memberi nama salah satu kota kuno di Spanyol, Granada berdasarkan nama buah ini. Tanaman ini juga banyak ditanam di daerah Cina Selatan dan Asia Tenggara. Delima berasal dari Timur Tengah, tersebar di daerah subtropik sampai tropik, dari dataran rendah sampai di bawah 1.000 mdpl. Tumbuhan ini menyukai tanah gembur yang tidak terendam air, dengan air tanah yang tidak dalam. Delima sering ditanam di kebun-kebun sebagai tanaman hias, tumbuhan obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan. Dalam 100 gram buah delima, terkandung 78 gram air, 83 kalori, dan 14 gram gula. Tidak hanya itu, buah delima juga mengandung berbagai nutrisi berikut ini:
• 19 gram karbohidrat
• 2 gram protein
• 4 gram serat
• 236 miligram kalium
• 36 miligram fosfor
• 12 miligram magnesium
• 10 miligram kalsium
• 10 miligram vitamin C
Selain itu, buah delima juga mengandung berbagai antioksidan, seperti polifenol, antosianin, dan flavonoid, yang mampu melindungi tubuh dari paparan radikal bebas pemicu penyakit..
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Manfaat buah delima untuk kesehatan:
1. Mengurangi Risiko Terkena Penyakit Radang Sendi
Jika menderita radang sendi, Anda dapat mengonsumsi buah delima. Buah ini memiliki efek antiradang sehingga mampu mengatasi peradangan pada sendi. Sebuah penelitian mengungkap bahwa ekstrak buah delima mengandung senyawa yang bisa melawan kerusakan sendi pada penderita osteoarthritis. Meski demikian, masih diperlukan studi lebih lanjut terkait efektivitas manfaat buah delima ini.
Halaman : 1 2 Selanjutnya