Pepaya atau betik (Carica papaya L.) adalah tumbuhan yang diperkirakan berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan. Pepaya kini telah menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah tropis untuk diambil buahnya. C. Papaya adalah satu-satunya jenis dalam genus Carica. Nama pepaya dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Belanda, “papaja”, yang pada gilirannya juga mengambil dari nama bahasa Arawak, “papaya”. Dalam bahasa Jawa pepaya disebut katès (“gandul”; dialek Banyumasan) dan dalam bahasa Sunda, Rejang, dan Bali disebut gedang. Dalam 152 gram pepaya mengandung:
• Kalori: 59.
• Karbohidrat: 15 gram.
• Serat: 3 gram.
• Protein: 1 gram.
• Vitamin C: 157 persen kebutuhan harian.
• Vitamin A: 33 persen kebutuhan harian.
• Folat: 14 persen kebutuhan harian.
• Potasium: 11 persen kebutuhan harian.
Selain itu, pepaya juga mengandung nutrisi lainnya, seperti kalsium, magnesium, vitamin B, dan K.
Berikut adalah daftar manfaat dari papaya:
1. Mengoptimalkan Sistem Imun Tubuh
Manfaat pepaya lainnya adalah berkaitan dengan sistem imun tubuh. Buah yang satu ini kaya akan vitamin A, C, dan E. Vitamian C menjadi salah satu jenis vitamin yang cukup tinggi kandungannya. Melansir dari jurnal Nutrients dengan judul Vitamin C and Immune Function, vitamin C menjadi jenis vitamin yang sangat penting untuk mengoptimalkan imun tubuh. Ingat, berbagai vitamin tersebut penting bagi sistem kekebalan tubuh. Ketika sistem imun makin prima, maka risiko terserang penyakit infeksi semakin berkurang.
2. Memelihara Kesehatan Rambut
Buah pepaya dapat dijadikan sebagai masker rambut untuk menutrisi dan menjaga kesehatan rambut. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kandungan vitamin A yang ada di dalam pepaya berguna untuk memperkuat dan melindungi rambut dari kerusakan. Penelitian lain pun menyebutkan manfaat pepaya untuk rambut lainnya, yaitu merangsang pertumbuhan rambut berkat. Manfaat ini didapatkan berkat kandungan antioksidan likopen di dalamnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya