Lupus, juga dikenal sebagai lupus eritematosus sistemik (SLE), adalah penyakit autoimun yang kompleks dan sering kali menantang dalam dunia medis.
Penyakit ini dapat mempengaruhi berbagai bagian tubuh, termasuk kulit, sendi, ginjal, jantung, paru-paru, otak, dan sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan.
Untuk memahami lupus dengan lebih baik, infolubuklinggau.id akan ajak anda jelajahi penyakit ini, gejalanya, faktor risiko, serta pengelolaan yang mungkin diperlukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Apa itu Lupus?
Lupus adalah penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat dalam tubuhnya sendiri.
Hal ini menyebabkan peradangan yang merusak berbagai organ dan jaringan.
Lupus dapat berkembang secara bertahap atau tiba-tiba, dengan gejala yang bervariasi dari ringan hingga parah.
Gejala dan Tanda-tanda Lupus
Gejala lupus dapat bervariasi antar individu, dan sering kali mirip dengan penyakit lain.
Tanda-tanda yang umum termasuk kelelahan yang berlebihan, ruam kulit kemerahan atau borok, nyeri sendi, demam, pembengkakan pada sendi, nyeri dada, gangguan pada ginjal, kehilangan rambut, sariawan, dan sensasi dingin yang tidak wajar.
Gejala-gejala ini dapat berfluktuasi seiring waktu dan seringkali mengalami periode eksaserbasi dan remisi.
Faktor Risiko
Meskipun penyebab pasti lupus belum diketahui, beberapa faktor risiko telah diidentifikasi.
Faktor-faktor tersebut termasuk faktor genetik, keturunan, paparan sinar matahari berlebihan, infeksi tertentu, serta faktor hormonal seperti estrogen pada wanita.
Lupus lebih umum terjadi pada wanita usia reproduksi, meskipun pria dan anak-anak juga dapat terkena lupus.
Halaman : 1 2 Selanjutnya