Jambu biji (Psidium guajava) atau sering juga disebut jambu batu, jambu siki, dan jambu klutuk adalah tanaman tropis yang berasal dari Brasil, disebarkan ke Indonesia melalui Thailand. Jambu batu memiliki buah yang berwarna hijau dengan daging buah berwarna hijau atau merah dan berasa asam-manis. Buah jambu batu dikenal mengandung banyak vitamin C. Melansir situs Panganku, per 100 gram jambu biji mengandung zat gizi berikut.
• Air: 8.6 gram
• Serat: 2,4 gram
• Protein: 0,9 gram
• Lemak: 0,3 gram
• Karbohidrat: 12,2 gram
• Kalsium: 14 mg
• Fosfor: 28 mg
• Zat besi: 1,1 mg
• Natrium: 10 mg
• Kalium: 52,8 mg
• Tembaga: 0,02 mg
• Zink: 0,3 mg
• Beta Karoten: 27 mcg
• Vitamin B1: 0,02 mg
• Vitamin B2: 0,03 mg
• Vitamin B3: 0,8 mg
• Vitamin C: 87 mg
1. Melancarkan Diet
Bila anda ingin menurunkan berat badan, biasanya asupan kalori perlu dikurangi sebanyak 500 kalori. Oleh karenanya, pilihan makanan harus diperhatikan. Salah satu cara mengakali hal ini adalah dengan meningkatkan konsumsi sayur dan buah. Buah jambu biji bisa menjadi pilihan tepat untuk diet sehat. Selain kaya nutrisi yang menyehatkan tubuh, jambu biji bisa memberikan energi sebanyak 49 kalori per 100 gramya. Kandungan serat jambu biji juga bisa bertahan lama di perut, sehingga membuat kamu kenyang lebih lama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
2. Mengobati Diare
Tidak hanya buahnya, jambu biji juga sering dimanfaatkan daunnya sebagai obat alami untuk diare. Dalam penelitian pada Medical Journal of Lampung University, diketahui ada senyawa aktif dalam daun jambu biji yang berfungsi sebagai antidiare, yakni flavonoid quercetin dan zat aktif lainnya. Quercetin dapat menghambat pelepasan asetilkolin dan kontraksi usus, tanin memiliki efek menurunkan peristaltik usus, minyak atsiri dan alkaloid sebagai pembunuh mikroorganisme dan penghambat pertumbuhan di usus.
Halaman : 1 2 Selanjutnya