Cumi-cumi adalah kelompok hewan sefalopoda besar atau jenis moluska yang hidup di laut. Nama “Sefalopoda” dalam bahasa Yunani berarti “kaki kepala”, hal ini karena kakinya yang terpisah menjadi sejumlah tangan yang melingkari kepala. Seperti semua sefalopoda, cumi-cumi dipisahkan dengan memiliki kepala yang berbeda. Akson besar cumi-cumi ini memiliki diameter 1 mm. Cumi-cumi banyak digunakan sebagai makanan.
Berikut adalah komposisi kandungan gizi cumi-cumi yang dihitung per 100 gram, di antaranya adalah:
• Kalori: 75
• Air: 82.2 gram
• Protein: 16.1 gram
• Kalsium: 32 mg
• Natrium: 37 mg
• Fosfor: 200 mg
• Kalium: 204.1 mg
• Beta karoten: 20 mcg
• Vitamin B12: 1.3 mcg
• Vitamin E: 1.2 mcg
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Menjaga keseimbangan tekanan darah
Manfaat atau khasiat cumi-cumi pertama adalah membantu menjaga keseimbangan tekanan darah. Hal ini karena adanya kandungan kalium yang cukup tinggi. Mengutip dari Harvard Health Publishing, kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah. Perlu diketahui bahwa saat tekanan darah terlalu tinggi, ini bisa meningkatkan risiko Anda mengalami penyakit jantung hingga stroke.
2. Mengatur pembentukan sel darah merah
Jenis vitamin yang ada di dalam cumi-cumi di antaranya adalah vitamin B6 dan vitamin B12. Khasiat atau manfaat vitamin B12 pada cumi-cumi adalah untuk menjaga fungsi otak, saraf, sekaligus berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Sedangkan vitamin B6 mempunyai manfaat untuk membantu tubuh menggunakan serta menyimpan energi, protein, serta karbohidrat. Lalu, manfaat lainnya adalah untuk membantu pergerakan hemoglobin (zat yang membawa oksigen ke seluruh tubuh).
3. Mendukung fungsi otak dan sistem saraf
Halaman : 1 2 Selanjutnya