Selain itu, distributor sembako juga akan dilibatkan untuk membuka bazar inflasi di acara gelar dagang. “Kami juga menyiapkan google from untuk memastikan jumlah kehadiran tamu undangan,” ucapnya.
Sementara Kepala BKKBN Provinsi Sumsel, Mediheryanto menyampaikan sebenarnya peringatan Harganas jatuh setiap tanggal 29 Juni. Untuk tahun ini, peringatan Harganas tingkat nasional dilaksanakan di Kota Kota Semarang.
“Saya sangat mengapresiasi upaya yang dlakukan Pemkot Lubuklinggau atas terlaksananya peringatan Harganas tingkat Provinsi Sumsel di Kota Lubuklinggau. Pokoknya sangat luar biasa sekali,” ungkapnya.
Menurut Medi, tujuan peringatan ini diantaranya meningkatkan fungsi keluarga. BKKBN telah merumuskan delapan fungsi keluarga yang harus dipastikan berjalan dengan baik pada setiap keluarga.
Fungsi tersebut meliputi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi dan pembinaan lingkungan.
“Jika delapan fungsi ini dapat berjalan dengan baik, kita sama-sama optimis, generasi Indonesia Emas 2045 akan terwujud,” tegasnya seraya menambahkan melalui peringatan Harganas diyakini mampu mempercepat penurunan stunting.
Sedangkan dalam paparannya, Pj Sekda, H Tamri menyampaikan tema kegiatan Harganas tahun ini adalah keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas. Untuk acara puncak akan dipusatkan di TOM pada 18 Juli 2024 mendatang.
“Ada sejumlah program unggulan yang dilaksanakan diantaranya, bedah rumah, perbaikan sanitasi dan penyediaan air bersih keluarga beresiko stunting serta gelar pameran UPPKA dan UP2K. Sedangkan pembukaan pameran gelar dagang dilakukan pada 17 Juli.
Iktu hadir, Pj Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau, Hj Henita Andriani, Forkopimda, Asisten, Staf Ahli dan seluruh kepala OPD.(*/rls).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2