Sirih adalah tanaman asli dari Indonesia yang tumbuh merambat atau bersandar pada batang pohon lain. Sirih dikenal dalam masing-masing bahasa dengan nama yang khas, yaitu: suruh (Jawa), lu’at (Bahasa Ma’anyan),sireh (Melayu), bido (Ternate), base (Bali), dan amo (Ambon). Sebagai budaya daun dan buahnya biasa dikunyah bersama gambir, pinang, tembakau dan kapur. Namun, mengunyah sirih telah dikaitkan dengan penyakit kanker mulut dan pembentukan squamous cell carcinoma yang bersifat malignan. Lalu, kapurnya juga membuat pengerutan gusi (periodentitis) yang dapat membuat gigi tanggal, walaupun daun sirihnya yang mengandung antiseptik sebagai pencegah gigi berlubang. Sejumlah nutrisi yang terdapat dalam 100 gram daun sirih adalah sebagai berikut:
• Vitamin A: 1,9–2,9 mg
• Vitamin B1: 13–70 mcg
• Vitamin B2: 1,9–30 mcg
• Asam nikotinat: 0,63–0,89 mg
• Protein: 3%
• Iodin: 3,4 mcg
• Sodium: 1,1–4,6%
Manfaat daun sirih bagi kesehatan:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Menjaga kesehatan gigi dan mulut
Mengunyah daun sirih dan biji pinang diketahui bermanfaat untuk memicu produksi air liur dalam mulut. Yang mana, salah satu fungsi air liur adalah menjaga kekuatan gigi serta mencegah penyakit gusi karena mengandung beragam protein dan mineral baik.
Anda juga bisa memperoleh manfaat air rebusan daun sirih dengan menggunakannya sebagai obat berkumur. Berkumur dengan air rebusan daun sirih berpotensi menghambat bakteri mulut serta zat asam yang dapat menyebabkan gigi berlubang.
2. Menurunkan kolesterol
Daun sirih diyakini mampu mengurangi jumlah lemak total dalam darah sehingga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat, lemak jahat, dan trigliserida. Di mana kolesterol dan trigliserida berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Halaman : 1 2 Selanjutnya