Menurut penelitian dari Journal of Food Science and Technology, serat seperti gandum dapat menjaga kesehatan sistem pencernaan. Begini, serat dalam gandum bisa membantu memadatkan feses dan melancarkan buang air besar.
Bahkan, serat juga berperan penting dalam melawan bakteri usus jahat yang dapat menyebabkan divertikulitis.
Itu sebabnya, beberapa pasien dengan masalah pencernaan mungkin disarankan menjalani diet tinggi serat. Namun, pilihan diet ini akan bergantung pada kondisi masing-masing pasien.
3. Mengurangi risiko penyakit kanker
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tahukah Anda bahwa kandungan gizi pada gandum bisa memberikan manfaat berupa mengurangi risiko kanker?
Faktanya, gandum dapat berperan sebagai senyawa anti-karsinogenik. Biji-bijian utuh seperti gandum kaya akan fitokimia bioaktif. Senyawa ini telah terbukti efektif dalam mengurangi risiko kanker, terutama kanker payudara.
Tidak hanya itu, fitokimia juga dipercaya dapat dimanfaatkan sebagai terapi dalam pengobatan kanker payudara.
Walaupun demikian, para ahli masih perlu melakukan penelitian lebih lanjut. Hal ini bertujuan kembali meneliti apa saja khasiat fitokimia biji-bijian gandum dalam terapi kanker payudara.
4. Mencegah pembentukan batu empedu
Gandum adalah salah satu sumber serat yang tidak larut. Jenis serat yang satu ini ternyata berguna dalam menurunkan sekresi asam empedu dan melancarkan pengolahan makanan.
Bila asam empedu terlalu banyak, batu empedu lebih mudah terbentuk. Oleh sebab itu, konsumsi makanan berserat, seperti gandum, bisa mengurangi risiko pembentukan batu empedu.
Dilansir dari Canadian Society of Intestinal Research, konsumsi serat tidak larut juga bisa menurunkan risiko operasi kantong empedu pada wanita. Penelitian tersebut melaporkan wanita yang banyak mengonsumsi serat lebih kecil kemungkinannya untuk menjalani operasi tersebut.
Inilah beberapa manfaat dari gandum yakin masih ragu mencoba?
Halaman : 1 2