Daging ayam dan telur ayam, dikarenakan masih tingginya harga pakan dan adanya beberapa daerah yang perlu dilakukan percepatan penyaluran SPHP. Aneka cabai dan bawang merah, dikarenakan penurunan pasokan, seiring dengan cuaca ekstrim dan tingginya permintaan. Kenaikan harga diperkirakan berlanjut seiring dengan mundurnya awal musim kemarau sesuai prediksi BMKG.
Bank Indonesia bersama dengan TPID se-Sumsel secara konsiten terus melakukan upaya pengendalian inflasi yang mengacu pada kerangka 4K, yaitu ketersediaan pasokan dengan melakukan pantauan dan sidak pasar sampai dengan mendekati Idul Fitri serta melaksanakan quick action apabila diperlukan.
Kemudian keterjangkauan harga dengan mengadakan pasar murah yang berfokus pada tujuh komoditas pangan yang berisiko mengalami kenaikan. Dan mempertimbangkan untuk tidak menaikkan harga komoditas kelompok administered prices.
Selanjutnya berkoordinasi dengan Satgas Pangan Daerah dalam hal melakukan pengawasan terhadap penjualan Minyakita dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) serta memastikan penyesuaian harga angkutan udara, darat dan laut agar tidak melebihi batas atas tarif yang telah diatur.
Sementara itu, Pj Gubernur sekaligus Ketua TPID Provinsi Sumsel, A Fatoni, dalam keterangan persnya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala daerah yang terus mendorong untuk menekan angka inflasi.
Sebagai pimpinan daerah sekaligus Pimpinan TPID Sumsel pihaknya menyampaikan bahwa perekonomian Sumsel pada keseluruhan tahun 2023 tercatat tumbuh sebesar 5,08% (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional.
Pertumbuhan ekonomi yang kuat tersebut berjalan seiring dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tingkat inflasi yang terkendali, serta didukung oleh transformasi digital.
“Dan kita terus mendorong agar ada transformasi keuangan. Alhamdulillah tadi kita 18 daerah termasuk Provinsi Sumatera Selatan sudah digitalisasi,” pungkasnya.
Ikut mendampingi Pj Wako, diantaranya, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, H Surya Darma, Kepala Bappedalitbang, H Emra Endi Kesuma, Kepala BPPRD, H Dian Chandera, Kadis Kominfotiksan, M Johan Iman Sitepu, Kepala BPKAD, Zulfikar, Kadis Perindagkop, Meidholine Sapta Windu, dan Kasat Pol PP, Walyusman. (*/net)
Halaman : 1 2