Cedera ini bisa menyebabkan gejala berupa muncul bintik merah pada mata, mimisan, atau keluar darah dari telinga.
4. Cedera diafragma
Diafragma adalah otot yang memisahkan dada dan perut. Otot ini berperan penting dalam proses pernapasan, batuk, muntah, dan bersin. Cedera di bagian ini karena menahan bersin sangat jarang terjadi. Namun, apabila terjadi, kondisi ini bisa berbahaya dan mengganggu pernapasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain cedera pada diafragma, menahan bersin juga berisiko mengakibatkan cedera pada tenggorokan yang ditandai dengan kesulitan berbicara atau menelan makanan. Pada kasus yang lebih parah, kebiasaan menahan bersin dapat menyebabkan pecahnya aneurisma otak dan cedera pada tulang rusuk.
Karena bisa menimbulkan berbagai masalah pada kesehatan, Anda disarankan untuk tidak menahan bersin. Agar tidak mengganggu kenyamanan orang di sekitar, Anda bisa melakukan beberapa etika bersin dan batuk berikut ini:
Gunakan tisu saat bersin untuk menutupi area mulut dan hidung, kemudian buang tisu tersebut.
Jika tidak ada tisu, gunakanlah lipatan siku untuk menutup area mulut dan hidung Anda ketika batuk atau bersin.
Segera cuci tangan atau gunakan hand sanitizer setelah bersin atau batuk.
Intinya, bersin adalah hal yang wajar dan sebaiknya tidak ditahan. Bersin bisa menjaga tubuh agar tetap sehat, karena aktivitas ini merupakan bagian penting dari mekanisme perlindungan tubuh. Jika Anda bersin, tubuh akan membersihkan hidung dari bakteri dan virus.
Inilah beberapa alasan kenapa tidak boleh menahan bersin. Semoga bermanfaat.
Halaman : 1 2