Tahu sutra merupakan jenis tahu paling lembut yang memiliki tekstur mirip puding. Tidak hanya lembut, tahu jenis ini juga tergolong rendah kalori dan memiliki nutrisi yang melimpah, terutama protein dan mineral. Karena keunggulannya ini, tahu sutra cocok dijadikan sebagai lauk yang bergizi untuk bayi dan anak-anak.
Ada 4 jenis tahu yang dibagi berdasarkan kadar air di dalamnya, yaitu tahu kering, tahu padat, tahu lunak, dan tahu sutra. Nah, tahu sutra merupakan jenis tahu yang memiliki kadar air paling tinggi. Makin tinggi kadar air pada tahu, makin sedikit kalori di dalamnya dan makin lembut teksturnya.
Tahu sutra, yang dikenal sebagai tahu ala Jepang, tidak melalui proses pengeringan dan pengepresan sehingga menghasilkan tahu yang sangat lembut. Saking lembutnya, tahu sutra bahkan bisa dijadikan sebagai pengganti krim keju untuk membuat kue atau smoothies.
Tahu Sutra dan Kandungan Nutrisi di Dalamnya
Kalori dalam tahu bervariasi, tergantung pada jenis dan merek produknya. Tahu sutra merupakan jenis tahu yang memiliki kalori paling rendah, yaitu sekitar 55 kalori dalam setiap 100 gram.
Selain itu, berikut ini adalah daftar kandungan nutrisi yang terdapat dalam 100 gram tahu sutra mentah:
• 87 gram air
• 7 gram protein
• 2,5 gram lemak
• 2,5 gram karbohidrat
• 195 miligram kalium
• 90 miligram fosfor
• 32 miligram kalsium
• 35 miligram natrium
• 27 miligram magnesium
Selain itu, tahu sutra juga dilengkapi dengan vitamin B kompleks dan kandungan senyawa tanaman alami yang disebut isoflavon, sejenis flavonoid yang memiliki sifat antioksidan, antiradang, dan antikanker.
Tahu Sutra dan Berbagai Manfaatnya bagi Kesehatan
Berkat beragam kandungan nutrisi di dalamnya, ada banyak manfaat tahu sutra bagi kesehatan tubuh yang bisa Anda peroleh. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:
1. Mencegah osteoporosis
Selain protein, tahu sutra juga memiliki kandungan mineral yang tinggi, seperti kalium, fosfor, kalsium, natrium, dan magnesium. Konsumsi makanan kaya akan mineral bermanfaat dalam membangun dan menjaga tulang yang kuat.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa asupan mineral yang cukup setiap hari dapat mencegah pengeroposan tulang di kemudian hari dan mengurangi risiko terkena osteoporosis.
2. Mengontrol gula darah
Konsumsi makanan kaya protein kedelai, seperti tahu sutra, juga bermanfaat bagi Anda yang memiliki kondisi diabetes atau gula darah tinggi.
Menurut hasil dari berbagai penelitian, penderita diabetes yang rutin mengonsumsi tahu selama 6 minggu memiliki kadar gula darah dan insulin yang lebih rendah daripada penderita diabetes yang tidak mengonsumsi tahu.
Halaman : 1 2 Selanjutnya