Gambas atau oyong (Luffa acutangula, suku labu-labuan atau Cucurbitaceae), adalah komoditas sayuran minor. Penanamannya biasanya dilakukan di pekarangan atau bagian ladang yang tidak digunakan untuk tanaman lain. Oyong dipanen buahnya ketika masih muda dan diolah sebagai sayur. Setidaknya dalam 100 gram oyong terkandung zat gizi seperti berikut ini.
• Kalori : 19 kkal
• Protein : 0,8 gram (g)
• Lemak : 0,2 g
• Karbohidrat : 4,1 g
• Serat : 1,3 g
• Kalsium : 19 miligram (mg)
• Fosfor : 33 mg
• Besi : 0,9 mg
• Natrium : 23 mg
• Kalium : 109,1 mg
• Seng : 0,1 mg
• Beta-Karoten : 17 mcg
• Vitamin B1 : 0,03 mg
• Niasin : 0,4 mg
• Vitamin C : 8 mg
Berikut khasiat dari sayur gambas untuk kesehatan:
1. Mengatasi peradangan
Sebuah penelitian menyebutkan bahwa gambas memiliki kandungan flavonoid yang berguna sebagai anti-inflamasi atau antiradang. Flavonoid sendiri termasuk senyawa antioksidan yang biasanya terkandung dalam buah-buahan atau sayuran. Selain itu, biji gambas juga bersifat analgesik, artinya dapat menghilangkan nyeri. Dalam percobaan, flavonoid dalam oyong yang diekstrak dalam etanol menunjukkan aktivitas anti-inflamasi yang signifikan pada dosis 300 mg/kg sedangkan aktivitas analgesik pada dosis 400 mg/kg.
2. Menangani penyakit mata
Gambas mengandung vitamin A yang dapat membantu menjaga kesehatan mata. Asupan vitamin A mampu mencegah dari degenerasi makula yang dapat menyebabkan kebutaan. Dari sebuah penelitan yang dilakukan National Eye Institute menunjukkan orang yang mengonsumsi vitamin A, vitamin E, vitamin C, tembaga dan seng memiliki penurunan risiko sebesar 25% dari degenerasi makula selama enam tahun.
3. Menjaga fungsi otak
Gambas ternyata juga mengandung zat besi yang berfungsi untuk menjaga kesehatan otak. Tanpa adanya zat besi, maka otak tidak akan menerima oksigen yang cukup sehingga menurunkan produktivitas otak. Kekurangan zat besi dalam tubuh dapat menimbulkan rasa gelisah, lalai, dan lebih mudah tersinggung.
Halaman : 1 2 Selanjutnya