Daging kambing adalah daging yang dihasilkan dari kambing (Capra aegagrus). Enam persen daging yang diperdagangkan di dunia adalah daging kambing, dan lebih dari 70 persen penduduk dunia memakan daging ini. Daging ini paling banyak dimakan di Afrika, Asia, Amerika Tengah, dan Amerika Latin, dan tidak jarang di Eropa. Kawasan yang paling banyak menggunakan daging kambing yaitu Afrika sub-sahara, Timur Tengah, India, Pakistan, Meksiko, dan Karibia. Di Meksiko, kambing yang masih muda (berusia di bawah satu tahun) disebut dengan Cabrito dan dagingnya banyak dikonsumsi di sana. Berikut satu porsi daging kambing segar berukuran 100 gram mengandung sejumlah zat gizi, yakni:
• Energi: 149 kalori.
• Air: 70,3 gram.
• Protein: 16,6 gram.
• Lemak: 9,2 gram.
• Kalium: 268,7 miligram.
• Fosfor: 124 miligram.
• Natrium: 96 miligram.
• Kalsium: 11 miligram.
• Zinc: 4,9 miligram.
• Zat besi: 1 miligram.
• Vitamin B1 (tiamin): 0,09 miligram.
Berikut manfaat dari daging kambing bagi kesehatan:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Rendah lemak jenuh
Daging kambing memiliki kandungan lemak yang lebih rendah dibandingkan dengan daging merah lainnya. Sebagian besar lemak yang terdapat dalam daging kambing adalah lemak tidak jenuh, termasuk asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung. Konsumsi daging kambing dengan porsi yang tepat dapat membantu menjaga keseimbangan lemak dalam tubuh.
2. Mencegah Dan Mengatasi Anemia
Dalam 100 gram daging kambing, terdapat sekitar 3,5-4 miligram zat besi. Mineral ini berperan penting untuk menghasilkan hemoglobin dan sel darah merah, sehingga bermanfaat untuk mencegah dan membantu mengobati anemia. Anemia adalah kondisi di mana sel darah merah atau hemoglobin berkurang karena kekurangan zat besi. Kondisi ini dapat menyebabkan organ dan jaringan tubuh kekurangan oksigen, sehingga fungsinya terganggu.
Halaman : 1 2 Selanjutnya