Luka memar terjadi ketika pembuluh darah kecil di bawah kulit rusak atau pecah, sehingga darah merembes ke jaringan sekitarnya dan membeku. Hal ini menyebabkan kulit tampak kebiruan, merah, ungu, atau hitam, disertai bengkak dan nyeri. Selain benturan akibat cedera atau kecelakaan, luka memar bisa disebabkan oleh olahraga yang terlalu berat, atau bahkan tanpa alasan yang jelas. Memar yang terjadi tanpa alasan jelas dan disertai gusi berdarah atau mimisan dapat menandakan adanya gangguan perdarahan.
Ada beberapa pertolongan pertama luka memar yang bisa dilakukan di rumah, di antaranya:
1. Beristirahat
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Istirahatkan bagian tubuh yang mengalami luka memar. Kurangi atau hentikan aktivitas yang melibatkan anggota tubuh yang cedera hingga pulih. Hal ini berguna agar bengkak dan nyeri pada luka memar tidak semakin parah.
2. Menggunakan kompres dingin
Kompres dingin dapat diberikan pada luka memar yang baru saja terjadi, sebagai pertolongan pertama. Caranya, bungkus beberapa es batu dengan kain atau handuk untuk mengompres luka memar. Lakukan kompres dingin selama 15–20 menit. Setelah itu, tunggu sekitar 20 menit.
Jika bengkak dan nyeri belum berkurang, ulangi kompres dingin. Tujuan pemberian kompres dingin ini ialah untuk menyempitkan pembuluh darah yang mengalami cedera agar luka memar tidak semakin meluas, serta untuk mengurangi bengkak dan nyeri.
3. Membebat luka
Bebat bagian tubuh yang mengalami memar dengan perban elastis, tetapi jangan terlalu kencang. Tujuannya adalah untuk mencegah memar bertambah parah dan mengurangi rasa nyeri.
4. Meninggikan bagian tubuh yang memar
Sebisa mungkin posisikan bagian tubuh yang mengalami luka memar, misalnya tangan atau kaki, hingga lebih tinggi dari dada. Caranya bisa dengan menggunakan bantal untuk mengganjal bagian tubuh yang cedera tersebut.
Hal ini berguna untuk mengurangi aliran darah ke area luka, sehingga membantu meredakan bengkak dan mencegah memar melebar.
Halaman : 1 2 Selanjutnya