Buah lontar tumbuh berkelompok di pohon palem tinggi yang berasal dari Asia Selatan dan Tenggara. Buah ini memiliki ciri khas kulit keras dan berbentuk bulat. Dagingnya berbentuk bulat dengan serat-serat alami dan berwarna putih bening seperti kolang-kaling. Di dalamnya mengandung tinggi air, protein, lemak, karbohidrat, dan kandungan baik lainnya.
Dalam 100 gram buah lontar mengandung berbagai macam nutrisi penting yang baik untuk kesehatan tubuh. Kandungannya meliputi:
• Air 77 gram.
• Kalori 27 kilokalori.
• Protein 1 gram.
• Karbohidrat 21 gram.
• Kalsium 9 mg.
• Fosfor 33 mg.
• Tiamin 0.04 mg.
• Riboflavin 0.02mg.
• Niasin 0.3 mg.
• Vitamin C 5mg.
Berikut manfaat dari buah lontar:
1. Mendukung kesehatan tulang
Buah lontar bermanfaat baik dalam menjaga kesehatan dan kepadatan tulang. Khasiat ini berasal dari kandungan kalsium yang merupakan komponen utama dari tulang. Hal tersebut terbukti dari penelitian berjudul Calcium intake in bone health: A focus on calcium-rich mineral waters yang terbit pada Nutrients.
Studi tersebut menyebutkan, kalsium merupakan unsur penting yang memainkan berbagai fungsi biologis dalam tubuh manusia. Salah satu yang terpenting adalah mineralisasi tulang.
Tulang adalah jaringan ikat termineralisasi di mana kalsium merupakan komponen utama yang memberikan kekuatan dan struktur tulang. Asupannya dapat mendukung perkembangan tulang dan metabolisme tubuh.
2. Membantu menurunkan berat badan
Buah lontar buah yang rendah kalori yang bermanfaat bagi orang yang mencoba menurunkan berat badan. Buah ini mengandung air, yang membuat perut kenyang dalam waktu lama.
Hal tersebut dibuktikan dalam studi Effect of excessive water intake on body weight, body mass index, body fat, and appetite of overweight female participants yang terbit pada Journal of Natural Science, Biology and Medicine.
Dalam studi tersebut menemukan, 50 wanita yang kelebihan berat badan meminum 500 mililiter (mL) air 30 menit sebelum sarapan, makan siang, dan makan malam.
Mereka mengonsumsinya selama 8 minggu berturut-turut. Hasilnya, mereka mengalami penurunan berat badan, lemak tubuh, dan indeks massa tubuh (BMI). Mereka juga melaporkan adanya penekanan nafsu makan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya