Bambang mengakui bahwa perbuatan tersebut adalah hasil dari akumulasi kemarahan yang disebabkan oleh perilaku korban yang berulang kali menggoda istrinya. “Sampai di rumah itu jam 2 siang, dan saya membacok korban itu setelah Maghrib,” ungkap Bambang saat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
Kasus ini menambah daftar panjang insiden kekerasan yang dipicu oleh perselisihan personal di lingkungan masyarakat. Pihak kepolisian menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mengedepankan dialog dan melaporkan masalah kepada pihak berwenang sebelum mengambil tindakan yang melanggar hukum. Saat ini, Bambang telah diamankan oleh pihak kepolisian dan akan menjalani proses hukum lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya kontrol emosi dan mencari jalan keluar yang tidak melibatkan kekerasan. Pihak Polres Probolinggo juga akan terus mendalami kasus ini dan memastikan bahwa keadilan ditegakkan sesuai dengan hukum yang berlaku
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT