3. Impetigo
Bintik merah pada kulit juga bisa disebabkan oleh impetigo. Kondisi ini terjadi akibat infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Impetigo ditandai dengan luka atau bintik merah yang dapat muncul di mana saja, termasuk kulit sekitar hidung, mulut, tangan, dan kaki.
Setelah beberapa hari, luka tersebut akan pecah dan keluar cairan berwarna kuning yang dapat mengering dan berkerak. Impetigo bisa diobati dengan mengoleskan krim pada kulit atau mengonsumsi tablet antibiotik yang diresepkan oleh dokter.
4. Cacar air
Cacar air ditandai dengan bintik merah pada kulit yang menyebar di bagian tubuh mana saja. Bintik merah tersebut berisi cairan bening yang dapat melepuh dan pecah. Jika bintik merah tersebut pecah atau mengelupas, bintik baru dapat muncul.
Penyakit yang disebabkan oleh virus ini dapat menyerang anak kecil serta orang dewasa dan sangat mudah menular. Bahkan, berada dalam satu ruangan dengan penderita cacar air sudah memungkinkan seseorang untuk tertular, terlebih jika menyentuh barang-barang yang terkena nanah dari cacar air.
5. Campak
Campak merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Biasanya, kondisi ini ditandai dengan beberapa gejala, seperti demam, sakit tenggorokan, dan ruam yang disertai bintik merah pada kulit.
Penyakit ini biasanya sering terjadi pada anak kecil, terutama pada anak yang belum mendapatkan vaksin campak. Meski begitu, orang dewasa juga tetap rentan terkena penyakit campak jika mereka belum pernah menderita campak atau mendapat vaksin campak saat kecil.
Inilah beberapa penyebab bintik merah pada kulit, semoga bermanfaat.
Halaman : 1 2